Perpisahan..

Dahulu kita bersama
menyambung kisah dan rasa dalam asmara,
menelaah bayangan mesra,
menyulam cinta dengan setia.

 

Lalu mendung dan awan datang
menghantam dengan prahara gelombang
lalu karang hati yang terpigura indah
pecah berpetak-petak retak

 

Aku pernah mengatakan padamu
kukan menyulam kembali mesti
harus kubayar dengan darahku

 

aku pernah membisikan pada kamu
aku selalu akan menjaganya walau
aku yang harus mati

 

Tapi kenapa kau koyakkan
hingga semua tak berperi lagi
dan aku tak bisa apa-apa
ketika kau melangkah pergi
tinggalkan semua kenangan
tanpa kutahu alasan.

No votes yet

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.