[TIPS] aman ber internet bagi remaja
1. Identitas Palsu
Jangan percaya seluruhnya dengan apa yang anda temui di internet. Terutama terkait identitas diri di berbagai media sosial dan interaktif. Bisa saja, mereka
yang mengaku berumur 15 tahun dan bertampang rupawan, malah orang dewasa yang mengidap pedofilia.
Internet dengan ke-anonymous-annya sangat memungkinkan untuk mengumbar identitas palsu. Tentunya jika begini tinggal dua kemungkinan, mereka hanya iseng
agar lebih percaya diri, atau ada juga yang menyimpan misi negatif tersendiri.
2. Informasi Pribadi
Hati-hati ketika 'mengumumkan' identitas pribadi Anda, seperti alamat rumah, nomor telepon, dan jika di Amerika Serikat yang paling banyak disoroti adalah
social security number. Seorang petinggi Microsoft bahkan melarang anaknya menuliskan pekerjaan orangtuanya di internet.
Keamanan informasi pribadi ini juga terkait kerahasiaan password dari akun email para remaja. Tetap jaga kerahasiaan akun email Anda, jangan biarkan orang
lain mengetahuinya, termasuk bagi para orang dewasa.
3. Cyber Bullies
Kekerasan atau tindak pelecehan di dunia maya juga membayangi para anak-anak dan remaja. Jika Anda mendapatkan pesan yang berisi cyber bullying, maka sebaiknya
tak usah digubris. Jika sudah dianggap mengganggu, ada baiknya memberi tahu orang yang lebih dewasa dari keluarga Anda.
4. Email dan File Misterius
Hindari untuk membuka email yang Anda tidak kenal siapa pengirimnya. Email atau file yang berisi konten tak dikenal bisa saja menyimpan virus yang siap
menyerang komputer. Bahkan dalam tingkatan tertentu, ada juga program jahat yang mencuri data-data korban ketika sudah menginfeksi.
Pagari komputer dengan software keamanan atau antivirus yang terpercaya. Jika sudah, lakukan update secara rutin untuk meningkatkan kekebalannya.
5. Belanja Online
Demi keamanan, konsultasikan dulu dengan orangtua sebelum Anda melakukan transaksi online. Praktek iming-iming harga murah biasanya dilakukan situs belanja
palsu. Kartu kredit di dunia maya biasanya juga menjadi mangsa yang paling dicari oleh phisher (pelaku pencurian informasi).
6. Kopi Darat
Tak sedikit kisah manis di dunia maya yang berujung ke dunia nyata. Namun untuk jaga-jaga, Anda jangan lantas mudah terperdaya. Bentuk kewaspadaan bisa
dilakukan dengan mengajak teman atau keluarga ketika ingin menemui 'teman chatting' secara offline (kopi darat).
Nah, jika teman online Anda itu mengajak ketemuan di tempat-tempat yang aneh dan mengajak hanya berdua saja, sebaiknya jangan diikuti. Anda tentu tak mau
mengambil risiko bukan?
di kutip dari forum tetangga
terima kasih.
semoga bermanfaat.
Insya Allah cukup efektif juga.
nah, salah satu cara untuk menghindari jebolnya email mungkin dengan menggunakan email redirection. jadi alamat email asli kita tidak akan ketahuan oleh orang yang mau iseng. apakah itu efektif?
itu sih buat yang masih pada ababil alias ABG labil patut berhati2. haha 
Post new comment
Tulisan Terkait
- TIPS KEAMANAN ONLINE UNTUK ORANG TUA DAN ANAK
- [TIPS]Menjaga Ponsel Pintar
- Tips Mencegah Serangan Virus pada Komputer
- Menghindari penipuan dalam berbelanja di internet
- TIPS MENANGANI ANAK YANG KECANDUAN INTERNET
- Tips dan Cara Memperbaiki Windows XP
- Metode Install Talks dengan TrendMobile Micro Security
- Etika dalam Twitteran (seri 05)
- Tips membeli HP BlackBerry yang terbaru
- Ancaman spam lewat url shortener meningkat pesat





