Tips Mencegah Serangan Virus pada Komputer
“Wah, program bagus nih… Download ah…” begitulah ekspresi waktu kita berselancar di internet dan menemukan suatu program bagus dan dibagikan secara gratis pula. Setelah didownload dan diinstall… “Loh? Kok komputernya jadi lemot gini ya? Kok Task Manager gak bisa dibuka ya? Kok jadi muncul kotak dialog aneh ya?” dan beberapa pertanyaan lain yang sejenis. Atau mungkin ketika Anda mencolok flashdisk milik Anda ataupun milik teman Anda, Anda mengalami hal seperti itu? “Nah lo… Nah lo… Kena virus tuh…” “Ah, reseh! Ngapain sih ini virus?” Mungkin gerutuan seperti itu yang akan Anda ucapkan. Nah, sebenarnya apa sih virus komputer itu? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana cara mencegah agar komputer tidak terserang virus? Yuk baca tulisan ini… 
Virus komputer adalah suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan/dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut. Efek dari virus komputer sangat beragam mulai dari hanya muncul pesan-pesan aneh hingga merusak komputer serta menghapus file atau dokumen. Virus komputer terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut.
1. Worm
Worm adalah lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer kita yang memungkinkan komputer kita terinfeksi virus tanpa harus eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan.
2. Trojan
Trojan adalah sebuah program yang memungkinkan komputer kita dikontrol orang lain melalui jaringan atau internet.
3. Spyware
Spyware adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari. Biasanya digunakan oleh pihak pemasang iklan.
Jika komputer Anda terserang virus, maka keadaan seperti inilah yang akan Anda temukan:
- Komputer berjalan lebih lambat.
- Sering keluar pesan error atau pesan aneh lainnya.
- Perubahan tampilan pada komputer, misalnya taskbar, desktop, windows explorer, title bar suatu aplikasi, dan lain-lain.
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita ketahui dan tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash.
- Komputer sering hang
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau aplikasi/software tertentu yang tidak bisa diakses.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita kehendaki.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan.
Dan masih banyak ciri-ciri lain yang timbul ketika virus menyerang komputer kita.
Ada beberapa tips agar komputer kita lebih aman dari serangan virus, di antaranya sebagai berikut.
- Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus.
- Pastikan Windows dan antivirus yang Anda gunakan selalu ter-update.
- Nonaktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya.
- Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
- Periksa semua proses yang berjalan pada Windows melalui Task Manager atau program sejenis. Jika ada proses yang aneh, itu harus diwaspadai.
- Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus.
- Ketika Anda mencolokkan Flashdisk atau media lainnya, jangan lupa scan media tersebut dengan antivirus.
- Lakukan backup data penting untuk mengantisipasi jika suatu hari computer Anda terkena virus.
- Berhati-hati ketika browsing internet, mendownload file, attachment email, dan lain-lain.
- Berhati-hati juga dengan link yang dikirimkan melalui email, jejaring social seperti facebook, chatting, dan lain-lain.
- Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai.
- Jika Anda masih awam dalam dunia komputer dan Anda menemukan suatu program/proses yang aneh pada komputer Anda, segera tanyakan pada orang yang lebih mengerti tentang dunia komputer.\
Nah, sekian tips yang bisa saya berikan untuk Kartunetters. Semoga bermanfaat. 
sip... mantap artikelnya nich bro...
thanks buat tips ini 
Kalo udah kena virus coba di scan aja, kalo gak mempan juga ya terpaksa format ulang (kalo mau cepet).
Sebenarnya bisa aja dibersihkan pake bootable disk misalnya HironBoot, tapi itu harus dilihat, gak bisa pakai jaws... 
Waduh, komputer berjalan lambat, dan suka nge-restart sendiri, curiga komputer saya itu.... Hahaha 
Tips di atas itu buat mencegah ya? Kalo udah terlanjur bervirus gimana? Laptop ku Udah sering di sscan juga, tapi kayaknya virus nya gak semua terhapus deh... Emang aku gak terlalu ngerti ngerawat komputer sih, cuma ngerti cara pake aja... Heu 
Post new comment
Tulisan Terkait
- Cara Menangkal Serangan Virus
- [TIPS] Tes program anti virus
- [TIPS] Cara mengatasi komputer yang agak melambat.
- Mengubah USB Flashdisk dan MMC jadi Virtual RAM Komputer
- Merawat Komputer agar Berumur Panjang
- Mempercepat Performa Windows Vista
- Menginstall/Menjalankan Program yang Tidak Kompatibel dengan Windows 7
- Penjelasan Tentang Torrent
- Menghilangkan Pesan Windows Genuine Advantage (WGA) pada XP Bajakan
- INFORMASI SEPUTAR FILE TORRENT DAN APLIKASI CLIENT TORRENT





