Tutur Tinular seri 201 - 204
Halo pecinta tutur tinular, sebuah sandiwara radio yang sangat legendaris. Kini tutur tinular dapat didengarkan oleh jutaan pendengar diseluruh dunia! Terimakasih untuk karimata fm yang telah memutar kembali sandiwara ini.
Kisah sejarah kerajan maja pahit yang dibumbui oleh aksi laga para pendekar di tanah jawa hingga kisah percintaan dua insan manusia.
Pada seri ke 201 dan 202, sakawuni yang merupakan sahabat karib kamandanu (pemilik pedang sakti naga puspa), telah berhasil bertemu dengan dewi tunjung biru yang merupakan pemilik bunga tunjung biru. Fungsi bunga ini, untuk penawar racun ganas. Dengan susah payah, sakawuni berhasil mendapat izin untuk mendapatkan pertolongan. Namun, jalannya tak mulus, ia harus membawa kamandanu datang juga ke bukit panampihan itu. Itu berarti, sakawuni harus berlomba dengan waktu untuk menjemput kembali kamandanu. Ia harus segera membawa kamandanu ke bukit itu, karena waktu hidup kamandanu, tinggal beberapa hari lagi.
Nah, apakah sakawuni berhasil?
Kisah lanjutan dari seri 201 dan 202 juga tak kalah serunya. Nah, penasaran dengan jalan ceritanya? Langsung saja download rekamannya yuk!
Ok, mari download rekaman sandiwara ini!
1. seri 201 dan 202:
file size: 16.6 mb
download url:
download seri 201-202 di sini
2. Seri 203 dan 204:
file size: 15.3 mb
download URL:
download seri 203-204 di sini
terima kasih tk situs:
www.sandiwara-radio.com
Selamat mendengarkan!
sila mas, di kenyut terus
ijin sedot lg brow...trim banyak..jaya selalu..
wah, mantab bung, tinggal sy transfer ke kaskus.
oke bung, trims! btw abis baca di group tutur tinular, ternyata rangga lawe juga punya ilmu kekebalan tubuh yang dipake empu renteng juga ya hehehe
hehehe, maaf, ada kesalahan alamat. maklum, agak2 mengantuk. sekarang sudah bisak kok, coba lagi deh.
iya bro tt eps 203 & 204 tdk bs didownload. Tks
tt yg ep 203 204 gak bisa dibuka tuh pak...
Post new comment
Tulisan Terkait
- Tutur tinular seri 189 dan 190
- Tutur tinular dari seri 348 hingga 382
- Tutur tinular seri 435 hingga 454
- Tutur Tinular seri 195 dan 196
- Tutur tinular seri 406 sampai 418
- Tutur Tinular seri 193 dan 194
- Tutur tinular dari seri 314 hingga 330
- tutur tinular seri 223-228
- tutur tinular seri 236 - 256
- Tutur tinular seri 395 - 405




