Tutur tinular seri 246-248
Hei sobat semua,
Sekarang saatnya mendownload rekaman sandiwara radio tutur tinular seri 246 hingga 248.
Tapi sebelum mendownload, ada baiknya jika baca ringkasannya berikut:
Arya Kamandanu menangis tersedu-sedu meratapi kemalangan yang menimpa dia dan isterinya. Selama dalam hidupnya, ia hanya dua kali ia menangis seperti itu. Yang pertama ia menangis, ketika ia masih kecil dulu, ia melihat jasat ibunya dikuburkan. Yang kedua kalinya, ialah saat seperti saat ini, saat ia kehilangan belahan jiwanya. Untuk sesaat lamanya, Kamandanu menangis tersedu-sedu. Sekali waktu, ia menggoncang-goncang tubuh Mei Shin isterinya. Tetapi Mei Shin tetap diam tak berdaya. Arya Kamandanu semakin sedih dan putus asa. Mendadak ia terkejut, ada benda kecil menimpa keningnya lalu benda itu jatuh ke wajah Mei Shin.
Sementara itu, Pedukuhan Maja pahit sedang sibuk mempersiapkan strategi perang melawan kediri. Kabar yang dibawa oleh arya wiraraja, sangat menguntungkan maja pahit. Bala tentara tar-tar telah mendarat di pantai tuban membawa ribuan prajurit. Maksud tentara tar-tar adalah, ingin membalas dendam terhadap kerajaan singasari, namun terlambat, singasari telah runtuh. Disinilah letak serunya kisah ini, penasaran? Mari download rekamannya sekarang!
1. Seri 246:
File Size: 5 mb.
Download url:
Download tutur tinular seri 246!
2. Seri 247-248:
file size: 10 mb.
Download url:
Download tutur inular seri 247-248!
Terima kasih kami ucapkan untuk situs:
www.sandiwara-radio.com
Selamat mendengarkan!
gan, gk bs d download...q pngen koleksinya dari seri 1 - terakhir.
yang seri 213-218 ada gk ya Ki sanak... hamba sangat membutuhkanya
Wah, gw denger yang rekaman ini, jadi ketagihan. Please, gw ga mau ketagihan gini, takut pengen denger terus!
mantap nih bung. Majapahit mendapat angin
mas Aris kualitas audionya terlalu rendah. suaranya seperti kaset tape yang pitanya kusut. Kalau bisa seperti yang dulu saja mas
setuju. toh di Kartunet.com bisa rezoom download, jadi ga takut putus seperti di 4shared
Post new comment
Tulisan Terkait
- Tutur Tinular seri 249 - 252
- tutur tinular seri 236 - 256
- Tutur tinular dari seri 348 hingga 382
- Tutur tinular seri 435 hingga 454
- tutur tinular seri 223-228
- Tutur tinular seri 406 sampai 418
- Tutur tinular dari seri 314 hingga 330
- Tutur tinular seri 395 - 405
- Tutur tinular dari seri 331 hingga 347
- Tutur tinular seri 189 dan 190






