Categories: Komunitas

Kartunet di D’Terong Inspirasi Indosiar 14 Juli

Jakarta – Pada Senin malam yang lalu, Alhamdulillah Kartunet kembali diberi kesempatan untuk berbagi inspirasi dan pengalaman kepada masyarakat melalui media televisi. Kali ini Indoesiar mengajak kami untuk bercerita mengenai Kartunet dan menginspirasi pemirsanya.

Hadir sebagai perwakilan dari Kartunet yaitu bung Riqo, Irfan, dan Dimas. Segemen inspirasi dalam program D’Terong Indosiar yang dipandu oleh Irfan Hakim dan Ramzi itu mengajak kami untuk bercerita mengenai awal mula berdirinya Kartunet, motivasi, serta bagaimana internet dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Juga mengenai Kartunet yang memulai bertransformasi ke arah social enterprise yang berusaha memberdayakan potensi penyandang disabilitas di bidang digital sehingga menjadi peluang lapangankerja baru.


httpv://www.youtube.com/watch?v=-xHd5OSeFKs

Acara D’Terong di Indosiar pada dasarnya adalah program hiburan dengan porsi utama pada pertunjukan musik Dangdut. Acara dipandu oleh Ramzy, Irfan Hakim, dan Rina Nose. Ada juga sebagai juri atau komentator yaitu Saiful Jamil, Inul daratista, Iis Dahlia, Ivan Gunawan, dan artis-artis ibukota lainnya. Khusus di bulan Ramadhan, ada satu sesi sekitar 10 hingga 15 menit dalam D’Terong Indosiar yang dinamakan D’Terong Inspirasi. Tidak ingin hanya berisi konten hiburan berupa musik dan joget, tapi D’Terong yang memiliki rating pemirsa cukup tinggi ini ingin memberi secercah inspirasi di ujung tiap acaranya. Biasanya juga sebelum atau setelah sesi inspirasi,a da ustadz yang memberikan tausiyah.

Program D’Terong ini termasuk acara maraton yang luar biasa durasinya. Karena dibawakan dengan spontan oleh para presenter kocaknya, jadi terkadang waktu tiap sesi yang dijadwalkan agar sedikit berubah. Ada kira-kira 5 jam kami menunggu setelah dijemput oleh mobil Indosiar berlogo Dangdut Academy yang barusampai di studio Indosiar persis pas maghrib. Setelah buka puasa kami menunggu di mushola kecil yang ada di lantai dua studio. Meski harus menunggu lama karena sesi kami ada di akhir acara, tapi tak mengapa karena pihak panitia menyediakan makan malam dan kami dapat menunggu di mushola sehingga tak ketinggalan solat tarawih dan santai-santai sambil minum kopi.

Terima kasih kepada Indosiar yang telah memberirkan kesempatan untuk kami, dan semoga sedikit bincang-bincang dengan Kartunet dapat menyajikan inspirasi tersendiri bagi masyarakat. Apabila kamu ketinggalan menonton versi live penampilan kami di D’Terong 14 Juli 2014 kemarin, silakan nonton rekamannya di Youtube yang di-embed pada postingan ini. Terima kasih dan terus dukung Kartunet ya 🙂

Redaksi

We provide information, news, articles, opinion, and tutorial that not only inspire you, but also encourage yu to contribute in building Indonesian inclusive society.

Recent Posts

KEMENANGAN

Kuterlahir di negri sang Garuda Sebagai putra Indonesia Ku disuguhi dengan segala Anugerah Anugerah dari…

2 minggu ago

Mudah Dipelajari! Kode Alternatif Dalam Membuat Konten

Kartuneters, pernah tidak, sih, mendengar kata Markdown? Pernah tidak, sih, Kartuneters, mencoba praktek menulis dengan…

2 minggu ago

siapa bilang? Tunanetra ngga bisa jadi YouTuber?

pernakah kalian menjumpai seorang disabilitas, terkhususnya tunanetra? Apa yang terlintas di dalam fikiran kalian tentang…

2 minggu ago

SISWA SLB DAN GURU PENYANDANG DISABILITAS PALING TERHAMBAT DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR

SLB adalah salah satu bidang pendidikan yang mendidik peserta didik namun fokus terhadap anak berkebutuhan…

3 minggu ago

AKU CINTA GURUKU

Puisi bentuk rasa cinta dan hormat murid pada gurunya. Baca Selengkapnya AKU CINTA GURUKU

3 minggu ago

Kembalinya Sang Istri

Suasana di daerah Kota Antapani Bandung pagi ini tampak lengang. Masyarakat di daerah itu masih…

4 minggu ago

This website uses cookies.