Puisi: Nyanyian Dewi Hutan

Lihatlah bulan di atas sana,

Berkilau putih di atas kanopi yang rapat,

Sinarnya menimpa wajahmu yang indah,

Berpayung rambut perak yang memikat.

Kunyanyikan kidung untukmu, Dewa,

Karena aku adalah dewimu malam ini,

Dengarlah, wahai Dewaku!

Alunan rinduku yang memanggil namamu di setiap nada.

Oh, hatiku yang berdetak karenamu di pelukku,

Oh, tubuh indah yang kubingkai dalam tanganku,

Kukecup engkau sedalam kecupan laut pada karang,

Sedalam kanopi yang membungkus hutan.

Marilah, sayang!

Kau naungku, aku pijakmu.

 

Catatan: puisi ini menceritakan Elu Thingol dan Melian, antara seorang Elf Teleri dan seorang Maia.

Baca:  Raga Tanpa Mata
Bagikan artikel ini
Nurul Rahmah
Nurul Rahmah

Penulis asal Cihaurbeuti, Ciamis, kelahiran 2003, tinggal di Sukaraja, Sukabumi. Alumni SLB-A Budi Nurani, lulusan Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Seseorang yang jatuh cinta habis dengan seni sunda dan sastra epik.
Follow Instagram: @nurul.rahmah14
Follow Twitter/X: @NRGaza
follow channel telegram: t.me/nrgaza

Articles: 22

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *