Kartunet menuju usianya ke-12, nantikan program-program seru dari kami!
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

Bagaimana orang dengan penglihatan terbatas dapat membuat website?

Diawali dengan kemampuan menggunakan komputer/laptop yang dilengkapi dengan program pembaca layar (screen reader) yang kemudian disebut komputer bicara. Komputer tersebut memungkinkan seorang tunanetra menggunakan fitur-fitur di komputer seperti mengetik, membaca teks, berhitung, membuat presentasi, bekerja dengan tabel, dll dengan panduan suara yang dihasilkan oleh program pembaca layar. Bukan hanya pekerjaan office yang dapat dilakukan dengan komputer bicara, tapi juga berselancar di internet.

Ini bukan kemampuan ajaib, melainkan sesuatu yang dapat dipelajari. Dengan focus pada indera pendengaran, mau tak mau tunanetra hanya dapat bernavigasi di computer dengan bantuan suara. Dengan software pembacalayar tersebut, bayangkan Anda duduk di depan computer dengan mata tertutup dan tangan di atas keyboard. Lantas ada orang di sebelah Anda yang memberitahu tombol apa yang sedang Anda tekan hingga sedang berada dimana posisi kursor Anda saat ini. Begitulah mekanisme kerja dari program pembaca layar yang direpresentasikan dengan suara robot dari software.

Sedangkan untuk kemampuan mengetik, seorang tunanetra mau tidak mau juga harus menghafal posisi tombol-tombol di keyboard dengan teknik mengetik sepuluh jari. Sebagai patokan jari telunjuk ada di atas huruf F dan J yang pada umumnya ada tonjolan di atas kedua tombol tersebut sebagai panduan bagi tunanetra. Kemampuan ini juga tak dapat dikatakan istimewa karena tiap orang yang ingin mengetik dengan kecepatan optimal, perlu untuk mempelajari teknik mengetik sepuluh jari tanpa mata perlu melihat ke arah keyboard

Kartunet.com adalah media warga, tiap tulisan, foto, atau materi lainnya adalah tanggung jawab sepenuhnya dari kontributor sebagai pembuatnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *