MENGATASI KETERBATASAN TANPA BATAS

Tanpa batas jarak dan waktu

Terakhir diperbaharui 4 bulan oleh Redaksi

Ketikka pertama kali kita bertemu
Kita saling bertegur sapa
Itulah awal persahabatan kita
Dan akan terus berlanjut tanpa batas waktu.

Kau selalu ada untukku
Menemaniku disetiap waktu
Tiada sedetik pun terlewatkan tanpamu
Itulah dirimu, sahabatku

Dikala kubahagia, engkau melengkapi kebahagiaan itu
Dikala kubersedih, kau selalu menghapus kesedihanku
Dikala kuterluka, engkaulah yang mengobati luka itu
Dikala kuterpuruk dalam keputus asaanku, engkau jua yang menyemangatiku agar aku bangkit untuk menyambut masa depanku.

Sahabat, engkaulah yang selalu ada untukku
Menemani disetiap langkahku
Kita terus bersama dalam suka dan duka
Tak pernah ada kata ingin berpisah walau hanya sekejap mata.

Namun, keinginan itu sepertinya akan sirna
Kenapa? Ya, sebab hari ini kita kan berpisah
Sepertinya persahabatan kita berakhir karena kehadiran hari ini.

Tapi, apa iya?

Tidak. Tidak. Sekali lagi aku katakan, tidaaaaak,

sahabat.
Kehadiran hari ini tidaklah menjadi sabab terhentinya segala rencana yang sudah kita niatkan,
apa lagi usainya persahabatan.

Justru, ini menjadi babak baru persahabatan kita
Agar persahabatan yang telah kita bina tak hanya terpaku pada ruang dan waktu.

Persahabatan itu akan terus berlanjut meski kita dipisahkan oleh lautan, gunung-gunung, lembah-lembah, bahkan lain dunia sekalipun.
Itulah sahabat sejati
Sahabat yang akan setia sampai mati

Bila perlu hingga hari kebangkitan nanti
Kita kan bersama-sama masuk ke syurga dengan berkat ridho Illahi.

Selamat jalan sahabat
Sampai jumpa di lain hari

Beri Pendapatmu di Sini
Baca juga:  Rumah Ibu