MENGATASI KETERBATASAN TANPA BATAS

Tips melindungi diri dari makanan yang berbahaya

Terakhir diperbaharui 3 tahun oleh Redaksi

Zaman sekarang, banyak sekali makanan yang berbahaya, untuk itulah, maka judul ini dibuat. Tipsnya sebenarnya sederhana, yakni dengan cukup mengenali, nah gimana tuh?

-Apabila ada makanan yang warnanya mencolok, maka sudah bisa dipastikan mengandung zat pewarna (efek – : kanker)
-Bila makanan kenyal atau adanya tanda-tanda gigitan yang kembali ke bentuk semula setelah makanan di gigit atau makanan mudah dipantulkan seperti memantulkan bola karet di tanah, maka ini mengandung boraks, biasanya terdapat pada bakso
-Tahu putih yang terlalu keras dan tidak lembek berarti mengandung zat formalin
-Adanya air yang menetes saat daging digantung, warna daging sudah tidak lagi merah, serat-serat di dalam daging menggelembung, harga jual yang lebih murah berarti ini adalah daging yang diisi air atau dikenal juga dengan daging gelonggong
-Ayam yang berwarna putih bersih atau kalau warnanya biru berarti ayam toren (bekas mati), nila ayam mengeluarkan lendir atau air berarti pernah direndam dengan formalin
-Ikan yang apabila ditekan lembek, insangnya berwarna merah tua atau matanya terlihat bening, maka itu adalah ikan basi atau berformalin
-Kemasan makanan kaleng yang penyok akan mengubah konsentrasi yang dapat mengundang racun sebagai akibat adanya kandungan botulimun yang merupakan bahan dasar dari kosmetik
-Warna snack yang mencolok atau tanggal produksinya yang kadaluarsa
-Bungkusan makanan berupa plastik, styrofoam dan melamin yang apabila diisikan dengan bakso panas, soto panas, teh panas, dan makanan serta minuman serba panas dapat menyebabkan kanker
-Proses pengasinan ikan dan penjemurannya yang apabila dilakukan kurang baik, bisa membentuk senyawa nitrosamin (bahan kristal yang tidak berwarna atau sedikit semu kuning, ini dapat berbentuk bubuk, butir-butir atau bongkahan dan tidak berbau, yang bisa menjadi pencetus aktifnya virus Epstein-Barr yang dapat menjadi penyebab kanker nosafaring atau kanker tenggorokan atau THT)

Baca juga:  Berpuasa untuk orang yang berpenyakit Ginjal Kronis

Daftar Pustaka :
Eka, Resya. Rahasia mengetahui makanan berbahaya. Jakarta : Titik Media Publisher

Catatan : Berhati-hatilah, mari menjaga diri dengan sesuatu yang sehat.

Beri Pendapatmu di Sini