Dongeng Gemericik Suara Hati (33)
“Beneran, kita bebas, bebaaas, yeeeee, ups Putri Tingit, sebagai ucapan terimakasih, dan karena pemimpin kami sudah dibunuh, guna menghindari perpecahan diantara kami yang saling berbeut kekuasaan, maka kami bersedia mengabdi, hidup yang mulia….hiduuup….”. “Hihihi, lucu, santai aja, yuk ke Pangeran…
