Kartunet menuju usianya ke-12, nantikan program-program seru dari kami!
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

Kucing

Yo yo yo, ketemu lagi di tulisan gue yang rada-rada ngacapruk ini 😛

 

Kali ini gue mau cerita tentang kucing. Yep, k-u-c-i-n-g, dibaca meong *salah ya?*

 

Buka kartu dikit, dari kecil gue tuh emang takut sama yang namanya kucing (jadi kalo gue ultah, please jangan kasih gue kucing ya. OK OK OK?) Tapi tenang aja, gue lagi berusaha keras untuk berani sama hewan berkaki empat yang satu itu. Kenapa? Karena gebetan gue adalah pecinta kucing *eh? Bukan itu deh alasannya, ralat ralat*

 

Ngomong-ngomong soal kucing, gue punya pengalaman cukup nyebelin dengan hewan yang doyan makan ikan itu. Ceritanya suatu sore yang indah, gue lagi ngobrol sama temen gue, sebut aja namanya Amalia.

 

Gue: “Eh, tangan lo jangan iseng dong.”

Amalia: “Ha? Iseng ngapain gitu? Gue daritadi nggak ngapa-ngapain kok.”

Gue: “Itu ngapain daritadi gelitikin punggung gue? Geli woy.”

Amalia: “Serius nih tangan gue di sini daritadi.” (sambil mukul-mukul paha sendiri)

Gue: “Lah terus ini daritadi tangan siapa gelitikin punggung gue? Di sini nggak ada orang lagi kan?” (sambil nengok ke belakang)

 

Dan… Pas gue nengok ke belakang, ternyata udah ada seekor kucing yang dengan indahnya mengelus-elus punggung gue. “Ah, kampret nih kucing!” (jadi itu kucing atau kampret Ry?)

 

Gimana? Nggak lucu ya? Emang nggak lucu sih. Ya udah ah, gue pulang aja. Permisi… Permisi… Aduh, apaan nih? OK, barusan gue sukses nabrak kucing (itu kucing segede apa bisa lo tabrak Ry?)

Kartunet.com adalah media warga, tiap tulisan, foto, atau materi lainnya adalah tanggung jawab sepenuhnya dari kontributor sebagai pembuatnya.
7 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *