MENGATASI KETERBATASAN TANPA BATAS
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

Nggak Selamanya Becanda Itu Menyenangkan

“Nggak selamanya becanda itu menyenangkan”, mungkin rada mirip kaya salah satu judul lagu *gue lupa itu aliran death metal atau dangdut?* yang judulnya “Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah”.

 

Menurut survei yang gue lakukan terhadap 1 kilogram ikan lele, 1 liter minyak goreng, 1 bungkus garam dapur, dan 1 orang tukang masak di warteg deket rumah gue *bentar bentar, ini hasil survei atau mau bikin ikan lele goreng?*, becanda yang paling nggak menyenangkan tuh yang kaya gini nih:

 

*percakapan terjadi antara seorang cowok dan seorang cewek*

Cowok: “Sebenernya, aku udah lama suka sama kamu. Kamu mau nggak temenin hari-hari aku?”

Cewek: “Maksudnya? Pacaran gitu?”

Cowok: “Bukan, jadi asisten gue. Ya menurut ngana aja? -____-”

Cewek: “Hmm, iya deh, aku mau jadi pacar kamu.”

*sang cowok pun lompat-lompat kegirangan mirip ikan lele lagi digoreng, kali ini bener-bener mirip lho, sayang banget Camera360 gue nggak sempat mengabadikan momen ajaib itu*

*5 menit kemudian*

Cewek: “Oh iya, sorry ya, yang tadi tuh aku Cuma bercanda kok.”

*dan 5 menit kemudian, datanglah seorang cowok lain yang ternyata pacar aslinya si cewek*

 

Ekspresi apa yang akan terjadi selanjutnya? Gue rasa, mungkin tuh cowok bakal langsung ngambil gitar, dan sambil nangis nyanyiin lagunya Afgan, “Terlalu sadis caramuuuuu”, dan di tengah-tengah aksi-nyanyi-sambil-nangis itu, si cowok masih sempet komentar, “Sorry kalo agak fals, huhuhuuu. ini senarnya lupa gue setem, huhuhuuu.”

 

PS: Maaf yak kalo nggak lucu, namanya juga lagi belajar 😛

Baca:  Dialog anak disabilitas dan ayah

Kartunet.com adalah media warga, seluruh konten berupa tulisan, foto, audio, atau video yang diterbikan melalui situs ini menjadi tanggung jawab penuh dari kontributor.

4 Comments

Tuliskan komentar Anda di sini. Semakin banyak Anda berkomentar, maka jadi input buat kami