Terima kasih dukungannya selama ini hingga Kartunet mencapai usia yang ke-11 19 Januari 2017
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

11 Kelompok Ini Gratis Naik Trans Jakarta, Termasuk Penyandang Disabilitas

11 Kelompok Ini Gratis Naik Trans Jakarta, Termasuk Penyandang Disabilitas
Tangerang, Kartunet – Kebutuhan transportasi yang cepat, murah, dan aman menjadi prioritas untuk warga Jakarta dan sekitarnya yang beraktivitas di ibukota. Trans Jakarta sebagai moda transportasi andalan milik pemerintah provinsi DKI Jakarta, terus memperbaiki diri dan berusaha agar menjangkau semua lapisan masyarakat. Salah satu terobosannya adalah meluncurkan TJ Card, kartu gratis naik bus Trans Jakarta yang diperuntukkan 11 kelompok masyarakat, termasuk di dalamnya para penyandang disabilitas.

Kebijakan ini didasarkan pada peraturan gubernur no 160 tahun 2016 mengenai pelayanan Trans Jakarta gratis dan bus gratis bagi masyarakat. Di sana tertera kelompok-kelompok yang berhak atas layanan gratis ini di antaranya:

  1. Pegawai Negeri Sipil dan pensiunan Pegawai Negeri Sipil Daerah
  2. tenaga kontrak yang bekerja di Pemerintah Daerah
  3. peserta didik penerima KJP
  4. karyawan swasta tertentu
  5. penghuni rumah susun sederhana sewa
  6. penduduk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
  7. penerima beras keluarga sejahtera yang berdomisili di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek)
  8. anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Republik Indonesia (POLRI)
  9. Veteran Republik Indonesia
  10. PENYANDANG DISABILITAS dan
  11. PENDUDUK LANJUT USIA (LANSIA)

Khusus untuk penyandang disabilitas, layanan gratis ini dapat dinikmati tanpa harus memiliki KTP DKI Jakarta. hal ini tentu sangat baik karena banyak migrasi penyandang disabilitas dari daerah yang datang ke ibukota, karena fasilitas dan lapangan kerja di daerah yang belum terbuka untuk mereka.

Registrasi dan pendaftaran untuk dapatkan “TJ Card” bisa dilakukan di seluruh halte di koridor Transjakarta. Di beberapa halte dengan jumlah pelanggan yang besar disediakan booth untuk melayani pendaftar yang buka mulai pukul 06:00 WIB hingga pukul 20:00 WIB. Booth tersebut dapat dijumpai di halte Glodok, Kalideres, Pasar Pulogadung, Matraman 1, Kampung Melayu, Ragunan, PGC 2, Duri Kepa, Slipi Petamburan, Tanjung Priok. Pendaftaran ini sudah dapat dilakukan mulai bulan November lalu.

Untuk memiliki “TJ Card” sangat mudah. Petugas di halte akan membantu mendata identitas pelanggan dengan persyaratan memperlihatkan KTP. Lalu harus bersedia difoto dan memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi oleh petugas Transjakarta. Jika kartu “TJ Card” ini sudah selesai akan dihubungi melalui telepon dan bisa diambil di tempat pendaftaran.

Lantas pada praktiknya, TJ Card ini nanti fungsinya mirip dengan tiket elektronik bus Trans Jakarta, tapi tidak dikenakan biaya atau potongan saldo. Sama seperti pelanggan lainnya, pemegang kartu “TJ Card” tetap melakukan tap in dan tap out di halte ketika naik bus Transjakarta. Namun untuk saat ini layanan tersebut hanya berlaku di koridor Transjakarta (berlaku di halte BRT). Sehingga pelanggan yang dari atau menuju rute feeder stasiun dan rute ke daerah penyanggah belum dapat menikmati layanan gratis ini.

Semoga kebijakan baru ini dapat membuat penyandang disabilitas lebih mudah dalam mobilitas di Jakarta. Meski fasilitas yang ada belum sepenuhnya aksesibel, tapi patut diapresiasi inisiatif pemerintah provinsi DKI yang sudah turut memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas.(DPM)

Kartunet.com adalah media warga, tiap tulisan, foto, atau materi lainnya adalah tanggung jawab sepenuhnya dari kontributor sebagai pembuatnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *