Terima kasih dukungannya selama ini hingga Kartunet mencapai usia yang ke-11 19 Januari 2017
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

Bupati Sleman Sepakati Pengembangan Rintisan Desa Inklusif

Jakarta, Kartunet – Pemerintah Kabupaten Sleman menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB) terkait program rintisan desa inklusi pada Rabu (11/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Nota kesepakatan tersebut akan menjadi awal sosialisasi pembangunan desa yang inklusif dan replikasi desa lainnya di Kabupaten Sleman.

SIGAB, lembaga advokasi isu disabilitas yang berbasis di Yogyakarta, dengan didukung oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK) melalui Program Peduli menjalankan Rintisan Desa Inklusi sejak Juni 2015.

Rintisan Desa Inklusi ini berjalan di delapan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua desa di Kabupaten Sleman, yaitu Desa Sendangtirto dan Sendangadi, sementara enam desa ada di Kabupaten Kulon Progo yaitu Desa Ngentakrejo, Wahyuharjo, Gulurejo, Jatirejo, Bumirejo, dan Sidorejo, Program yang sudah dimulai sejak Bulan Juni 2015 ini bertujuan mempromosikan inklusi sosial berupa penerimaan, keterlibatan dan partisipasi penyandang disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat.

Diawali dengan melakukan pemetaan wilayah dan penilaian kondisi penyandang disabilitas dan desa secara umum, Program RINDI terus bergerak tidak sebatas menjalankan program, melainkan lebih pada gerakan sosial isu disabilitas di desa. Program ini melibatkan aktivis disabilitas di masing-masing desa rintisan yang mengadvokasi pembangunan desa yang lebih inklusif dengan memasukkan perspektif disabilitas di dalam proses pembuatan kebijakan desa. Setelah melalui serangkaian diskusi, Pemerintah Kabupaten Sleman akan mereplikasi secara luas konsep Rintisan Desa Inklusi ini.

Pertemuan penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi langkah awal Kabupaten Sleman dan SIGAB untuk bekerja sama sekaligus melakukan sosialisasi Rintisan Desa Inklusi. Forum tersebut juga menjadi ajang perkenalan Rintisan Desa Inklusi kepada satuan kerja pemerintah daerah, sekaligus mendorong forum sharing antar pengambil kebijakan Kabupaten Sleman.(DPM)

Kartunet.com adalah media warga, tiap tulisan, foto, atau materi lainnya adalah tanggung jawab sepenuhnya dari kontributor sebagai pembuatnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *