Tutur Tinular Seri 163 Dan 164

6 replies [Last post]
Offline
Joined: 08/17/2009
Recehan: 281

Menilai seseorang, memang harus benar-benar mendalam. Kita tidak cukup hanya menilai dari sikap buruk atau baiknya saja. Tetapi kita harus benar-benar menjiwai orang yang kita kenal. Dalam seri ke 163 dan 164 ini, para sobat akan mendengar kisah haru dan yang tidak terduga-duga. Pada seri 161 dan 162 sebelumnya, pasti para sobat berfikir bahwa bu sepang (isteri pedaggang) adalah orang yang haus harta dan jahat hatinya. Namun, pada seri kali ini, penilaian itu harus kita ubah. Seperti apakah kisahnya? Simak saja terus rekaman kali ini ya.

download seri 163-164 di sini

terima kasih tk situs:
www.sandiwara-radio.com

Selamat mendengarkan!

Offline
Joined: 09/02/2009
Recehan: 594

wah, dgn adanya sandiwara tt ini, ya, tentunya kita bs mengenang kmbl masa-masa yg telah lalu.

ai

hehehe.. jadi inget waktu kecil nih, kakak2ku suka dengerin sandiwara ini, sekarang giliran aku Laughing out loud btw, kalo ada cerita anak2 dari sanggar cerita mohon di share juga yaa,, terimakasih sebelumnya Smile

Joined: 09/17/2011
Recehan: 7

lebih baik kusinya itu tentang perkembangan teknologi yang terus meningkat, daripada buat sandiwara yang GAJEBO gitu mah, sayang...sayang tauh, sejarah itu cukup hanya untuk dikenang ajalah, ini pendapat saya loh ckckckckck

Offline
Joined: 09/09/2011
Recehan: 7

saya setuju!

Offline
Joined: 08/19/2009
Recehan: 228

mang dah kutunggu2 nih ada kuisnya...asyik sandiwaranya, dpt hadiah pula...mauuu

Joined: 09/17/2011
Recehan: 7

hei...hei....hei...ternyata hari gini masih ada aja ya yang suka dengan film jadul kaya gitu, apa enaknya sih mengikuti sandiwara radio, sekarang kan sudah zamannya teknologi yang serba canggih, yang bisa 3 dimensi, kenapa harus pake dengerin sandiwara radio, ditambah lagi yang diikuti cerita jaman bahela, walah, mungkin orang-orang yg kaya gini nih yang membuat perkembangan zaman semakin menurun, bahkan yang dapat menghancurkan perkembangan teknologi yg terus meningkat. REALISTIS AJALAH MAS...MAS DAN MBAK...MBAK

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.