Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

My Mother My Hero

Bagikan tulisan ini ke sahabat dan keluarga

Ibu Saya Tercinta

Ibu, kenapa saya memilih tema Ibu? karena saya tahu seberapa besar jasanya dalam membimbing dan membesarkan anaknya. Ibu merupakan sosok yang sangat menginspirasi saya dalam berbagai hal, darinya saya diajari bersabar, dan bertindak dalam waktu yang tepat. Ibu jg tempat berbagi dalam segala hal, khususnya dalam hal romansa dalam hidup saya, banyak masukan dan saran ketika saya mengalami patah hati. Ibu juga selalu memberikan semangat untuk terus berusaha dan mencoba, beliau jg tak henti-hentinya mengirimkan doa terbaik untuk anak-anak nya. Ketika suatu saat beliau melihat anak laki-lakinya melakukan hal yang sulit dan beliau mengira hal tersebut sangat berat untuk dijalani, beliau sama sekali tidak memutuskan semangat anak laki-laki nya tersebut, beliau selalu mendoakan, dan selalu memberikan semangat dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Langkah besar yang diambil oleh anak laki-laki beliau adalah ketika dia lulus jenjang sekolah SMA, anak tersebut melanjutkan kuliah di dua universitas. Berkat doa dan bimbingan beliau salah satu jurusan yang diambil anak tersebut mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Jurusan tersebut mendapatkan beasiswa dikarenakan pada saat itu pemerintah mempersiapkan tenaga kependidikan yang dipersiapkan untuk menangani dan membantu Guru dalam kurikulum baru dibidang pendidikan. Hal tersebut dirasa berat oleh Ibu karena program beasiswa dari pemerintah tersebut mewajibkan mahasiswanya untuk mengabdi/ magang di sekolahan-sekolahan SD, SMP, dan SMA selama 2 tahun. Namun ibu selalu memberikan semangat dan selalu membantu menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi pada  anak tersebut. Kadang beliau juga merasa kasihan pada anak laki-lakinya yg memulai aktivitasnya dari pagi hari hingga malam.

Hingga suatu saat anak tersebut berhasil menyelesaikan kuliahnya tersebut pada tahun 2011. Walaupun kuliah yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah tersebut telah selesai dilaksanakan, tapi program magang yg dilakukan anak tersebut masih berlangsung. Hal tersebut dikarenakan tempat yang digunakan sebagai tempat magang tersebut tidak mempunyai teknisi komputer dan tenaganya masih sangat dibutuhkan di tempat tersebut. Hal tersebut terjadi hingga pada awal tahun 2013, anak tersebut mengundurkan diri dari tempat magang tersebut dikarenakan beban dari tempat kuliahnya yg belum diselesaikan. Kuliah yang menjadi tanggungan anak tersebut adalah kuliah teknik mesin yang dulu dilaksanakan bersamaan dengan kuliahnya yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

Anak tersebut memilih untuk mengundurkan diri dari tempat magang dikarenakan dia ingin memfokuskan diri dalam menyelesaikan skripsi. Langkah tersebut juga mendapatkan restu dari Ibu. Beliau tidak menuntut waktu dalam menyelesaikan kuliah pada anak nya, namun beliau hanya selalu berpesan agar menyelesaikan semua hal yang telah di mulai, beliau selalu memberikan semangat ketika anak tersebut diambang keputusasaan. Tak henti-hentinya beliau berdoa agar anak laki-laki nya dimudahkan dalam menyelesaikan skripsinya. Hingga pada awal tahun 2015, beliau mendapatkan buah keberhasilannya ketika anak laki-lakinya selesai menyelesaikan kuliahnya. Namun, doa Ibu tidak terhenti hanya disitu saja, beliau juga selalu berdoa agar anaknya tersebut mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan cita-cita anaknya.

Ibu, beliau sangat berarti bagi kita semua. Anak yang terdapat dalam kisah di atas adalah saya sendiri, ketika saya menerima banyak tekanan dalam kehidupan saya, ibu lah yang selalu mengerti dan membantu saya. Semua yang saya lakukan semata-mata untuk membahagiakan orang tua saya, yang saya tahu hanya kerja keras, semoga saja saya selalu diberi kesempatan oleh Tuhan yang maha kuasa untuk bisa menjaga kebahagiaan keluarga terutama orang tua saya.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *