Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

PT @Indosat Tbk Dukung Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Melalui TIK

Bagikan tulisan ini ke sahabat dan keluarga

Foto tim Kartunet ada Dimas, Irfan, dan Riqo bersama CEO PT Indosat Tbk, Alexander Rusli pada 2 Mei 2014 di kantor Indosat.Jakarta, Kartunet – Pemberdayaan penyandang disabilitas idealnya harus melibatkan tiga pihak yaitu pemerintah, swasta, dan masyarakat. Pihak swasta khususnya memiliki peranan penting karena berkenaan langsung dengan sektor lapangan kerja. Salah satu dari masih sedikit perusahaan yang berkomitmen dalam hal tersebut adalah PT Indosat Tbk yang menggandeng Kartunet untuk memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai solusi bagi penyandang disabilitas.

Kerja sama ini bermula dari acara talkshow bertema “ICT Opportunities for People with Disabilities” tanggal 22 Februari 2014, yang merupakan inisiatif dari PT Indosat Tbk, Kowani, dan Kementrian Kominfo, serta dibantu penyelenggaraannya oleh IDKITA Kompasiana. Saat itu terlibat sebagai pembicara yaitu dua orang founder Kartunet, Dimas Muharam dan Ikhwan Tariqo. Pembahasan seputar bagaimana TIK dapat membantu aktivitas penyandang disabilitas, khususnya tunanetra yang memiliki keterbatasan penglihatan, serta manfaatnya bagi dunia pendidikan serta peluangnya di lapangan kerja.

TIK dipilih karena dianggap dapat jadi solusi bagi keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas. Persoalan utama seperti mobilitas dan akses informasi, dapat dipecahkan oleh TIK melalui internet dan komputer bicara untuk tunanetra. Lebih jauh, TIK dapat membuka lapangan kerja di sektor digital dari rumah melalui jaringan internet.

PT Indosat Tbk sebagai perusahaan terkemuka di bidang telekomunikasi pada level nasional dan internasional, memiliki kapasitas untuk memfasilitasi pengembangan minat dan potensi penyandang disabilitas melalui TIK. Sedang Kartunet, sebagai komunitas yang fokus pada pemberdayaan pemuda disabilitas melalui TIK, menyambut komitmen Indosat sebagai upaya akselerasi menidngkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dengan TIK.

Prinsip PT Indosat Tbk dalam memandang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) sebagai investasi bersama sesuai dengan apa yang diyakini Kartunet. Bahwa upaya untuk membantu penyandang disabilitas bukan lagi pada model charity base, akan tetapi ke bentuk-bentuk pemberdayaan berlandaskan HAM. Sederhananya, bukan ikan yang coba diberikan untuk makan sehari, melainkan kail yang dapat digunakan mencari ikan seumur hidup.

PT Indosat Tbk mendukung Kartunet dalam membangun start up business di bidang digital dengan model social business. Beberapa jasa digital yang sedang dikembangkan yaitu web developing, web maintenance, social media management, content writing and translation, dan pembuatan aplikasi mobile. Model social business dipilih karena usaha di bidang digital di masa depan dapat membuka peluang bagi banyak penyandang disabilitas untuk berkarya den memperoleh penghasilan dari rumah dengan sambungan internet. Saat ini kerja sama yang sudah disepakati adalah dukungan operasional pada media warga Kartunet.or.id

Selain itu, PT Indosat Tbk juga berkomitmen untuk melibatkan Kartunet dan memasukkan topik disabilitas pada perhelatan Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) yang merupakan ajang kompetisi ide aplikasi mobile tahunan Indosat.

Diharapkan kerja sama awal ini dapat membuka peluang-peluang lain di bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi penyandang disabilitas. Kepercayaan perusahaan publik seperti PT Indosat Tbk pada Kartunet, merupakan pertanda bahwa isu disabilitas memiliki arti penting dan kontribusi di dalamnya jadi investasi sosial bersama. Juga, semoga inisiatif PT Indosat Tbk ini mampu menginspirasi pihak-pihak swasta lainnya untuk memasukkan pemberdayaan penyandang disabilitas sebagai salah satu prioritas CSR mereka.(DPM)

5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *