Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

Solo Kembali Adakan Job Fair Penyandang Disabilitas

Bagikan tulisan ini ke sahabat dan keluarga

Penyandang disabilitas menghadiri Job Fair di Graha Wisata Niaga, Solo, Jateng, Selasa (18/9/2012). ANT/Andika Betha
Solo, Kartunet – Untuk kedua kalinya, kota Solo menggelar job fair untuk penyandang disabilitas (1-11). Acara yang berlangsung selama dua hari di Graha Wisata Niaga itu dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri.

Dalam sambutannya, Hanif menegaskan bursa kerja seperti ini penting diselenggarakan. Menurutnya, selain dapat memperkenalkan potensi yang dimiliki para penyandang disabilitas ke pihak perusahaan, kegiatan tersebut juga sebagai bahan untuk menyusun kebijakan terkait tenaga kerja penyandang disabilitas.

“Kementerian berharap masyarakat peduli dan mendukung kegiatan ini. Penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan sama di dunia kerja,” kata mentri yang baru dilantik sepekan ini.

Hanif juga meminta kalangan perusahaan untuk tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap tenaga kerja penyandang disabilitas, termasuk masalah upah dan jenjang karir. Mereka harus diberikan kesempatan berkarir seluas-luasnya dan mendapatkan upah yang sama dengan tenaga kerja lain.

Job fair untuk penyandang disabilitas ini merupakan yang kedua kalinya diselengarakan Pemerintah Kota Surakarta. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat, Sumartono Karjo mengatakan kegiatan itu merupakan implementasi kebijakan Kota Surakarta yang ramah penyandang disabilitas.

“Lagi pula serapan terhadap tenaga kerja penyandang disabilitas akhir-akhir ini sudah semakin tinggi,” jelasnya.

Dalam sambutannya Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) berharap Menaker berani melakukan blusukan ke perusahaan-perusahaan untuk membuktikan apakah mereka sudah menampung tenaga kerja dari kaum disabilitas. Ia juga berjanji akan mendukung penuh kinerja menteri sesuai dengan program kerja yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

“Pak menteri harus berani blusukan untuk mengecek ke perusahaan. Apakah dari seribu naker itu sudah ada satu yang berasal dari disabilitas. Turunkan angka pengangguran dan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Job Fair yang akan berlangsung selama dua hari ini diikuti delapan perusahaan di Kota Solo. Penyandang disabilitas diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya.(DPM)

sumber: Metro TV News 1 November 2014

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *