MENGATASI KETERBATASAN TANPA BATAS
Kirim KaryaMulai menulis untuk terbitkan karya kamu di Kartunet.com

JIKA TUAN RUMAH YANG MARAH

Lankgkah seribu mahluk liar

Haus darah serta lapar

Seribu rintih dari kumpulan tercacah

Iris nalar serta pandangku

 

Itu tak bersih

Pekat hitam bagai tangan sang dewa maut

Nampak bak arus magnet kuat menghisap

 

Ku dengar tangis bumi

Luka menganga borok

Dalam banjir serta cemar

Culik seribu tawa serta canda

Kutub-kutub cair bagai air mata ibu

Tangisi musnahnya alam semesta.

 

 

 

 

****Menyampaikan seperti apa geliat saat ini, segala yang menjadi uang langsung dijadikan uang. Tiada lagi disebut dengan kesejukan, semuanya menjadi uang. Gedung-gedung menjulang, hutan terbabat, dan yang langka menjadi musnah.

Jika alam sudah marah, kita mau berbuat apa? Kita tidaklah mampu merintang jalanya, kita hanya punya hak pakai. Jika waktunya telah habis kita akan hilang. Tetapi apa yang kita sumbangkan untuk genderasi di masa depan? Apakah iptek dapat memenuhi perut yang lapar? Hal itu tidak ada jika kita tidak punya sawah. Tetapi petani semakin terpinggirkan, karena uang semakin menjadi pemimpin semuanya.

Baca:  Aku, Kamu dan Hegemoni
Kartunet.com adalah media warga, seluruh konten berupa tulisan, foto, audio, atau video yang diterbikan melalui situs ini menjadi tanggung jawab penuh dari kontributor.

Ingin juga tulisanmu diterbitkan di Kartunet? Siapkan karyamu dan klik di Kirim Karya
Tags:
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Developer