Soundistro Beri Kemudahan Difabel Pasarkan Lagu Ciptaan

Brosur Soundistro by Mutia Rahmah. Klik untuk perbesar.
Jakarta – Meski ada keterbatasan, banyak penyandang disabilitas yang memiliki talenta-talenta luar biasa. Tengok saja Stevy Wonder, seorang tunanetra yang menjadi penyanyi internasional. Kini dengan era digital, bakat-bakat itu lebih mudah untuk terekspos, bahkan dapat langsung memasarkan karya ciptaannya via online. Salah satu situs yang memungkin hal itu adalah www.soundistro.com

Soundistro adalah sebuah layanan online pemasaran karya musik, lagu, klip video ataupun film kreasi seni yang pertama di Indonesia. Situs yang mirip dengan iTunes Store pada Apple ini dibangun dengan impian memajukan dan mengembangkan kreativitas dalam bidang musik dan film di tanah air agar bisa berjaya di negeri sendiri.

Baca:  Musik Mendorong Perkembangan Anak Autis

Selain itu, Soundistro juga memiliki misi kemanusiaan sehingga situs ini dikelola juga oleh para penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus) yaitu para penyandang tunanetra dan tunarungu.

Menurut salah seorang pengelolanya, Mutia Rahmah dalam press releasenya mengatakan bahwa Soundistro hadir  atas keperhatinan pada banyaknya bakat dan karya kreatif yang tidak dapat tersalurkan (dipasarkan) dengan baik akibat keterbatasan atau kesulitan mendapatkan wadah distribusi dan apresiasi. Soundistro dibuat agar terbuka bagi semua kalangan, bagi siapa saja yang mau berkembang dan mau mengekspresikan dirinya bersama. Tidak ada batasan usia atau latar belakang apa pun untuk dapat ikut memasarkan hasil ciptaannya.

Online store ini memiliki workshop di Jl. Taman Radio Dalam 7 No. 30B dan dapat dihubungi ke nomor (021) 2923 6562. Jika kamu punya musik atau film pendek yang ingin dilihat oleh orang seluruh dunia dan mendapat penghasilan sebagai bentuk apresiasi, silakan menuju ke Soundistro.(DPM)

Last Updated on 5 tahun by Redaksi

6 komentar untuk “Soundistro Beri Kemudahan Difabel Pasarkan Lagu Ciptaan”

  1. Yeah, semoga dengan adanya ini bisa memberikan peluang penghasilan bagi penyandang disabilitas, dan diharapkan untuk karya yang dijual lebih selektif, agar kualitas tetap terjamin.

  2. Jadi inget itu majalah Diffa juga lagi nyari pebakat di seni ^^ ada tuh di Fb grup Kartunet…abis bongkar…
    hehe’

    1. Dimas Prasetyo Muharam

      semoga juga konten-konten yang masuk dibuat secara profesional juga, jadi dapat menunjukkan mutu teman2 disabilitas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top